Penjelasan Pola Nada: Musik di Dalam Puisi Tiongkok

Bacalah puisi Tang dengan lantang dalam bahasa Mandarin dan terjadi sesuatu yang tidak terjadi pada puisi bahasa Inggris. Kata-katanya naik dan turun nadanya seperti melodi. Bukan secara acak – dalam pola yang tepat dan bergantian yang telah disempurnakan oleh para penyair Tiongkok selama berabad-abad. Melewatkan satu nada maka semuanya akan terdengar salah, seperti nada yang salah akan merusak sebuah akord.

Ini adalah sistem nada (声律 shēnglǜ), dan memahaminya mengubah segalanya tentang cara Anda mendengarkan puisi Tiongkok.

Nada Bukan Opsional

Bahasa Mandarin modern memiliki empat nada ditambah nada netral. Ucapkan "ma" dengan empat cara berbeda dan Anda akan mendapatkan empat kata berbeda: 妈 (mā, ibu), 麻 (má, rami), 马 (mǎ, kuda), 骂 (mà, memarahi). Bahasa Tiongkok klasik, yang digunakan oleh para penyair, memiliki sistem nada yang berbeda — namun prinsipnya sama. Setiap suku kata mempunyai nada, dan nada itu adalah bagian dari identitas kata.

Dalam sistem klasik, nada dibagi menjadi dua kategori:

- Ping (平 píng) — nada "level". Nada yang halus, berkelanjutan, dan merata. - Ze (仄 zè) — nada "miring". Kategori ini mencakup tiga sub-tipe: naik (上 shǎng), berangkat (去 qù), dan masuk (入 rù). Nada masuk, yang diakhiri dengan konsonan berhenti tajam (-p, -t, -k), telah menghilang dari bahasa Mandarin tetapi bertahan dalam bahasa Kanton, Hokkien, dan dialek selatan lainnya.

Perbedaan antara ping dan ze adalah dasar dari semua prosodi Tiongkok klasik. Segala sesuatu yang lain dibangun di atasnya.

Cara Kerja Ayat yang Diatur

Pada awal Dinasti Tang, para penyair memformalkan aturan nada menjadi apa yang disebut "syair yang diatur" (律诗 lǜshī). Puisi syair standar yang diatur memiliki delapan baris yang masing-masing terdiri dari lima atau tujuh karakter, dan pola nadanya mengikuti aturan yang ketat:

Untuk garis lima karakter, pola dasarnya adalah:

| Pola | Nada | |---|---| | Tipe A | 仄仄平平仄 (zè zè píng píng zè) | | Tipe B | 平平仄仄平 (píng píng zè zè píng) | | Tipe C | 平平平仄仄 (píng píng píng zè zè) | | Tipe D | 仄仄仄平平 (zè zè zè píng píng) |

Prinsip kuncinya adalah pergantian (交替 jiāotì). Dalam satu baris, nada bergantian antara ping dan ze dalam kelompok dua. Di antara garis-garis yang berurutan, polanya berlawanan — jika garis pertama dimulai dengan ze, garis kedua dimulai dengan ping. Hal ini menciptakan ritme seperti gelombang yang digambarkan oleh para kritikus Tiongkok sebagai "lengket dan berlawanan" (粘对 zhānduì).

"Sticky" (粘 zhān) berarti baris kedua dan ketiga memiliki pola nada yang sama pada posisi karakter kedua. "Seberang" (对 duì) berarti garis-garis dalam kuplet memiliki pola yang kontras. Jika ini salah, puisi tersebut secara teknis cacat — masalah serius ketika puisi menjadi bagian dari ujian pegawai negeri (科举 kējǔ).

Persyaratan Bait

Baris 3-4 dan 5-6 puisi syair teratur harus membentuk bait paralel (对仗 duìzhàng). Artinya:

- Setiap kata dalam satu baris harus dicocokkan dengan kata dari kategori tata bahasa yang sama di posisi yang sesuai pada baris lainnya - Pola nadanya harus berlawanan - Maknanya harus terkait tetapi tidak identik

Berikut contoh terkenal dari Du Fu (杜甫 Dù Fǔ):

> 星垂平野阔 (xīng chuí píngyě kuò) — Bintang bergelantungan, dataran datar membentang lebar > 月涌大江流 (yuè yǒng dàjiāng liú) — Bulan melonjak, sungai besar mengalir

"Bintang" cocok dengan "bulan" (keduanya surgawi). "Hang" cocok dengan "surge" (keduanya kata kerja gerak). "Dataran datar" cocok dengan "sungai besar" (keduanya lanskap). "Lebar" cocok dengan "aliran" (keduanya menggambarkan luasnya). Pola nadanya berlawanan. Citranya saling melengkapi - yang satu melihat ke atas, yang lain melihat ke bawah. Ini adalah penulisan bait paralel yang terbaik.

Mengapa Pembaca Bahasa Inggris Melewatkan Ini

Puisi bahasa Inggris juga memiliki ritme — pentameter iambik, tetrameter trochaic, semua pola suku kata yang diberi tekanan dan tanpa tekanan. Tapi tekanan bahasa Inggris bersifat biner (bertekanan atau tanpa tekanan) dan relatif halus. Nada-nada Tiongkok melodis dan tidak salah lagi. Perbedaan antara nada datar dan nada miring adalah perbedaan antara nada berkelanjutan dan nada staccato.

Saat Anda membaca puisi Tang dalam terjemahannya, Anda mendapatkan gambaran dan maknanya, tetapi Anda kehilangan musiknya sepenuhnya. Ibarat membaca lirik sebuah lagu tanpa mendengarkan melodinya. Kata-katanya masih masuk akal, tetapi sesuatu yang penting telah hilang.

Inilah sebabnya mengapa pakar puisi Tiongkok terkadang mengatakan bahwa puisi Tang pada dasarnya tidak dapat diterjemahkan (不可翻译 bùkě fānyì). Bukan karena maknanya tidak dapat disampaikan - kurang lebih bisa - tetapi karena arsitektur sonik yang membuat puisi menjadi puisi dalam bahasa Mandarin tidak ada dalam bahasa Inggris.

Pintasan Jueju

Jika syair yang diatur terdengar rumit, jueju (绝句 juéjù, "syair pendek") adalah versi yang dapat diakses. Itu hanya empat baris, bukan delapan, mengikuti aturan nada yang sama tetapi tanpa bait paralel wajib. Banyak puisi Tiongkok paling terkenal adalah jueju:

"Pemikiran Malam Tenang" (静夜思 Jìng Yè Sī) karya Li Bai (李白 Lǐ Bái):

> 床前明月光 (chuáng qián míng yuè guāng) > 疑是地上霜 (yí shì dì shàng shuāng) > 举头望明月 (jǔ tóu wàng míng yuè) > 低头思故乡 (dī tóu sī gùxiāng)

Dua puluh karakter. Empat baris. Salah satu puisi paling dikenal dalam bahasa apa pun. Pola nadanya sederhana — ping dan ze bergantian — tetapi efeknya menghipnotis. Pengulangan "bulan" (月 yuè) pada baris satu dan tiga menciptakan gema sonik yang memperkuat tema mencari dan rindu.

Melanggar Aturan

Penyair terbaik tahu kapan harus melanggar peraturan. Ada konsep yang disebut "menyelamatkan" (拗救 àojiù) — dengan sengaja melanggar pola nada di satu posisi dan memberikan kompensasi di posisi lain. Ini seperti seorang musisi jazz yang memainkan nada yang "salah" yang kemudian berubah menjadi sesuatu yang tidak terduga dan indah.

Li Bai terkenal karena hal ini. Puisi-puisinya sering membengkokkan atau melanggar aturan nada, yang merupakan salah satu alasan beberapa kritikus pada masanya menganggapnya secara teknis lebih rendah daripada Du Fu. Pola nada suara Du Fu hampir selalu sempurna. Li Bai sempurna saat dia menginginkannya dan liar saat dia tidak menginginkannya.

Penyair Dinasti Song, Su Shi (苏轼 Sū Shì) mendorong lebih jauh lagi, menulis lirik ci (词 cí) yang memperluas konvensi nada hingga batasnya. Puisi Ci menggunakan pola musik yang sudah ada sebelumnya (词牌 cípái) dengan rangkaian nada yang tetap, tetapi Su Shi terkadang memaksakan kata-katanya ke dalam pola yang secara teknis sesuai dengan aturan namun tidak terdengar seperti melodi aslinya.

Nada dalam Puisi Tiongkok Modern

Puisi Tiongkok modern (新诗 xīnshī), yang muncul pada awal abad ke-20, sebagian besar meninggalkan aturan nada klasik. Penyair seperti Xu Zhimo (徐志摩 Xú Zhìmó) dan Ai Qing (艾青 Ài Qīng) menulis dalam bahasa Tionghoa vernakular dengan ritme bentuk bebas. Jelajahi lebih lanjut: Cara Membaca Puisi Mandarin: Panduan Praktis untuk Penutur Bahasa Inggris.

Namun kesadaran nada tidak pernah hilang sepenuhnya. Penyair Tiongkok kontemporer masih memperhatikan bunyi kata-kata mereka — naik turunnya nada, kontras antara suku kata yang halus dan tajam. Sistem klasik mungkin sudah tidak ada lagi sebagai persyaratan formal, namun hantunya masih melekat di telinga setiap orang Tiongkok.

Bagi pembaca berbahasa Inggris yang mendekati puisi Tiongkok, memahami nada bukanlah tentang menghafal aturan. Ini tentang menyadari bahwa puisi-puisi ini dirancang untuk didengar, bukan hanya dibaca — bahwa bunyinya adalah maknanya, dengan cara yang sulit dipahami dari luar bahasanya tetapi tidak mungkin diabaikan begitu Anda sudah berada di dalamnya.

Tentang Penulis

Pakar Puisi \u2014 Penerjemah dan sarjana sastra yang berfokus pada puisi dinasti Tang dan Song.