Tugas yang Mustahil
menerjemahkan puisi Tang (唐诗 Tángshī) ke dalam bahasa Inggris adalah tugas yang mustahil. Musik tonal (平仄 píngzè) menghilang. Dimensi visual karakter Tionghoa lenyap. Jaringan padat rujukan sastra yang langsung dipahami oleh pembaca Tionghoa menjadi buram. Penerjemah menghadapi pilihan: mempertahankan arti literal dan kehilangan keindahan puisi, atau mempertahankan keindahan puisi dan kehilangan arti.
Penerjemah terbaik mengatasi dilema ini dengan berbagai strategi, dan memahami strategi-strategi tersebut membantu Anda memilih terjemahan yang tepat untuk kebutuhan Anda.
Pendekatan Literal: Burton Watson
Terjemahan Burton Watson memprioritaskan akurasi daripada keindahan. Versi-versinya dari Du Fu (杜甫 Dù Fǔ), Li Bai (李白 Lǐ Bái), dan penyair Tang lainnya terbaca seperti prosa yang hati-hati dengan anotasi yang jelas. Anda akan mengerti persis apa yang dikatakan puisi tersebut. Anda mungkin tidak merasakan apa yang dirasakan puisi.
Kekuatan Watson adalah presisi ilmiahnya. Jika Anda ingin mempelajari puisi Tang sebagai sastra — memahami rujukan, konteks sejarah, dan struktur formalnya — Watson adalah titik awal Anda. Terjemahannya dari pilihan Puisi Lengkap Tang adalah sumber akademis yang sangat penting.
Pendekatan Puitis: Kenneth Rexroth
One Hundred Poems from the Chinese (1971) karya Kenneth Rexroth mengambil pendekatan yang berlawanan: ia menciptakan puisi Inggris yang berdiri sendiri sebagai puisi Inggris, meskipun terkadang menyimpang dari akurasi literal. Terjemahan Terjemahan Du Fu-nya, khususnya, menangkap beban emosional dari yang asli dengan cara yang sering kali terlewatkan oleh terjemahan yang lebih literal.
Rexroth sendiri adalah penyair Amerika yang terkenal, dan telinganya untuk ritme dan citra mempengaruhi terjemahannya. Li Bai (李白 Lǐ Bái)-nya bernyanyi. Du Fu (杜甫 Dù Fǔ)-nya berduka. Pertukaran ini adalah bahwa Anda kadang-kadang membaca Rexroth sebanyak Anda membaca penyair Tionghoa. Namun apa yang Anda baca benar-benar kuat.
Warisan Imagis: Ezra Pound
Cathy (1915) karya Ezra Pound secara teknis buruk sebagai terjemahan — Pound tidak membaca bahasa Tionghoa dan bekerja dari catatan Ernest Fenollosa — namun tetap menjadi salah satu terjemahan puisi paling berpengaruh yang pernah diterbitkan. Pound membawa prinsip-prinsip puisi Tionghoa — citra konkret, pengendalian emosi, juxtaposisi tanpa komentar — ke dalam puisi bahasa Inggris, mengubah bahasa tersebut secara permanen.
Versi Pound paling baik dipahami bukan sebagai terjemahan, tetapi sebagai imajinasi kreatif: puisi bahasa Inggris yang terinspirasi oleh aslinya. Mereka adalah bacaan penting untuk memahami bagaimana puisi Tionghoa (termasuk puisi Tang 唐诗 Tángshī) memengaruhi modernisme Barat.
Keseimbangan Ilmiah-Puitis: Stephen Owen
The Great Age of Chinese Poetry: The High T'ang (1981) karya Stephen Owen menawarkan teks asli Tionghoa dan terjemahan bahasa Inggris bersama kritik sastra yang mendetail. Owen adalah seorang akademisi yang handal dan pembaca yang sensitif, dan terjemahannya menyeimbangkan akurasi dengan keterbacaan lebih baik daripada hampir siapa pun.
Penangannya terhadap pola tonal (平仄 píngzè) dan struktur paralel dari puisi teratur membantu